
قال الفضيل ابن عياض رحمه الله: "عليك بطريق الهدى وإن قل السالكون، واجتنب طريق الردى وإن كثر الهالكون" (ذكره الشاطبي في الاعتصام، والنووي في المجموع وفي الإيضاح ).
"Berjalanlah diatas jalan petunjuk walaupun sedikit yang berjalan diatasnya. Dan jauhilah jalan kebinasaan walaupun banyak yangg berjalan diatasnya." [Al - I'tishom : 1/83, Al - Majmu' Nawawi 8/275]
Perkataan ini memberikan isyarat bahwa jalan hidayah itu adakalanya terlihat asing dimata kebanyakan manusia, sedangkan kesesatan boleh jadi diikuti oleh banyak manusia. Demikianlah Rasulullullah shallallahu 'alaihi wasallam dahulu telah mensifati umat yang lurus diatas jalannya sebagai ghuroba' (dalam keterasingan).
Maka tetaplah istiqomah diatas petunjuk nabi, dan bersabarlah dari tuduhan-tuduhan kebanyakan manusia.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَأْتِى عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ
“Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.”(HR. Tirmidzi no. 2260. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Ukurlah kebenaran Itu bukan dilihat dari banyaknya jumlah pengikut, namun ukurlah dgn Kitabullah dan petunjuk Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam.
Wallahu aʼlam.
Oleh: Ustadz Fauzan Ichwan, Lc
Artikel: fauzanichwan.com
Posted: Team Editor